3 Game Terbaik PS2 yang Tak Usang Dimakan Waktu

3 Game Terbaik PS2 yang Tak Usang Dimakan Waktu

Play Station merupakan kumpulan dari permainan terbaik dan menarik, seperti halnya game terbaik ps2 ini. Setiap permainan diciptakan dengan kehebatan jalan permainan dan juga desain grafis terbaik pada masanya. Play Station 2 atau sering juga disingkat dengan sebutan PS 2 adalah masa puncaknya masa Play Station sebelum munculnya game online seperti saat ini. Game online memang lebih mudah dan murah untuk didapatkan dan dimainkan kapan saja. Namun bagi pemilik PS 2 banyak juga yang masih memainkan permainannya hingga saat ini. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa kumpulan permainan PS 2 yang legendaris dan tak usang dimakan waktu.

Permainan ini masih saja asik untuk di mainkan hingga hari ini, ditengah banyaknya permainan game online yang semakin seru dan canggih. Permainan yang paling legendaris dan juga paling digemari di masa PS 2 tentu saja Winning Eleven. Permainan dengan genre olahraga sepak bola ini memang sangat populer di jamannya. Apalagi jika mengingat mungkin hampir semua masyarakat Indonesia lebih banyak yang menyukai olahraga sepak bola jika dibandingkan olah raga lainnya seperti basket dan Hockey. Jadi jelas saja jika permainan Winning Eleven menjadi juaranya saat itu, dengan desain grafis yang semakin baik dari sebelumnya, game ini hadir untuk memanjakan para pecinta game olahraga sepak bola. Kemudian selain Winning Eleven ada juga permainan GTA atau Grand Theft Auto: San Andreas. Game GTA merupakan game Action petualangan. Yang mengangkat kota San Andreas sebagail latar belakang dari permainan ini. Anda akan diajak untuk menyelesaikan setiap misi yang ada, jika anda berhasil menyelesaikan misi maka anda akan mendapatkan poin atau credit yang bisa anda gunakan untuk membeli mobil, rumah dan lain sebagainya. Namun jika anda tidak mau memainkan dengan mencari misi, anda juga dapat bebas melakukan apapun dalam game ini seperti mencuri mobil dan lain sebagainya.

Selain GTA ada juga permainan petualangan yang tak kalah seru yaitu Resident Evil 4. Permainan yang diangkat dari sebuah film ini mengajak anda untuk berpetualangan menyusuri kota ataupun daerah yang sudah dipenuhi dengan Zombie untuk menyelesaikan sebuah misi yang diberikan. Ketegangan hingga keseruan akan anda dapatkan di permainan ini. Jika anda ingin memainkan game yang lebih menantang anda dapat bermain sbobet mobile dan nikmati beberapa permainan judi online terbaru.

5 Traditional Games yang Mengoptimalkan Kecerdasan Anak di Bawah 10 Tahun

5 Traditional Games yang Mengoptimalkan Kecerdasan Anak di Bawah 10 Tahun

Banyak orang tua yang masih beranggapan bahwa kecerdasan anak dipengaruhi kuantitas dan kualitas belajarnya. Padahal, kecerdasan anak, terutama yang usianya di bawah 10 tahun berkaitan dengan aktivitas yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yang bersangkutan, misalnya bermain traditional games. Contoh-contohnya yaitu sebagai berikut.

  1. Lompat Tali

Alat yang digunakan untuk melakukan permainan ini sangat sederhana yang berukuran panjang dan dibuat dari karet. Bahkan, seringkali dibuat dai kumpual karet bekas yang dijalin sedemikian rupa sehingga sering terlihat warna-warni. Tapi saat ini, sudah banyak warung yang menjualnya seharga Rp2 ribu.

Banyak hal yang bisa dilatih dari traditional game yang satu ini. Pertama, kreativitas dalam menyusun karet menjadi tali. Kemudian, membuat estimasi, ketelitian, dan akurasi jarak agar tidak menyentuh karet saat melompat. Motorik kasar, emosi, sosialisasi, dan intelektual juga ikut terlatih. Sedangkan untuk pertumbuhan, permainan ini jelas membuatnya cepat tinggi.

  1. Congklak

Meski bermain congklak tidak sesulit catur, tetap saja permainan ini butuh strategi dan daya pikir yang cukup dalam untuk anak usia di bawah 10 tahun. Perkembangan kecerdasan emosional dan psikososial anak akan semakin optimal dengan congklak. Selain itu, kemampuan berhitung mereka juga bisa semakin meningkat.

Permainan yang disebut ‘dakon’ dalam Bahasa Jawa ini melatih kemampuan motorik halus, terutama saat menyebarkan biji congklak. Anak yang sering memainkan permainan ini, biasanya bisa lebih sabar dn sportif karena sangat jelas siapa yang menang dan kalahnya.

  1. Petak Umpet

Jika dibandingkan dengan traditional games lainnya, petak umpet inilah yang sama sekali tidak butuh alat untuk memainkannya. Tumbuh kembang anak di bawah 10 tahun pun bisa lebih optimal dengan memainkan permainan yang satu ini. Kemampuan motorik halus dan kasarnya berkembang saat si kecil mendapat giliran bermain.

Dia akan berusaha berpikir dan bergerak cepat untuk menemukan tempat persembunyian yang tepat. Begitupula saat dia mendapat giliran ‘jaga’, kecerdasasan emosional dan psikososialnya berkembang, termasuk jiwa sportifitas di dalamnya. Sebagai orang tua, Anda hanya perlu mengingatkan agar dia tidak bermain petak umpet terlalu jauh dan berhati-hati.

  1. Bermain Kelereng

Permainan kelereng masih populer sampai saat ini. Traditional game yang satu ini melibatkan mainan dari bahan semen dan kapur serta berbentuk bulat. Asa juga yang dibaut dari batu wali. Kecerdasan motorik halus yang paling berkembang saat si kecil sering bermain kelereng, terutama saat telunjuk dan ibu jarinya berusaha menyentil biji kelereng.

  1. Cublak-cublak Suweng

Permainan ini menjadi salah satu traditional games yang difavoritkan anak-anak di bawah 10 tahun karena memang sangat seru memainkannya. Meski demikian, permainan ini bukan sekadar seru-seruan, tapi ada kecerdasan emosional yang dilatih di sini. Misalnya dalam hal menaati peraturan yang diberlakukan selama permainan berlangsung.

Dengan melihat ragam permainan tradisional di atas, sangat jelas bahwa tumbuh kembang anak di bawah 10 tahun bisa lebih optimal dengan permainan. Apalagi dunia mereka memang identik dengan bermain, tentu tidak sulit mengarahkan mereka untuk melakukannya. Dengan sedikit dorongan, perhatian mereka bisa dialihkan dari gadget ke traditional games.